Demi Udara Bersih dan Bebas Asap, Kepala BMKG Pastikan Akurasi Data Deteksi Dini Karhutla di Sumatera Selatan

PALEMBANG, 06 Mei 2026 – Usai menghadiri Apel Kesiapsiagaan Personil dan Peralatan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Nasional 2026 di Griya Agung, Kepala BMKG, Prof. Ir. Teuku Faisal Fathani, Ph.D., meninjau langsung Taman Alat Digital di Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan. Kunjungan kerja ini dilakukan untuk memastikan seluruh infrastruktur monitoring cuaca dan iklim dalam kondisi prima guna mendukung sistem deteksi dini Karhutla di wilayah Sumatera Selatan
Didampingi Deputi Bidang Modifikasi Cuaca BMKG, Dr. Tri Handoko Seto, M.Sc., Kepala BMKG menegaskan bahwa ketersediaan data yang cepat, tepat dan akurat adalah fondasi utama dalam pencegahan bencana. Hal ini menjadi sangat krusial mengingat hasil prediksi BMKG menunjukkan Sumatera Selatan akan segera memasuki musim kemarau pada Mei 2026, dengan puncak kekeringan yang diperkirakan terjadi pada Agustus mendatang.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan, Dr. Wandayantolis, S.Si., M.Si., mengungkapkan bahwa seluruh peralatan sensor serta sistem digitalisasi data di lapangan saat ini berfungsi secara optimal. Dengan akurasi data yang terjaga, BMKG Sumatera Selatan berkomitmen memberikan pengawalan ketat demi menjaga kualitas udara dan kesehatan masyarakat Sumatera Selatan dari ancaman kabut asap.





