Bencana Lebih Cepat Terdeteksi, Kolaborasi Big Data POLRI-BMKG Hadirkan Rasa Aman bagi Masyarakat Sumatera Selatan

PALEMBANG – Guna menjamin keselamatan masyarakat melalui kesiapsiagaan teknologi, Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Lemdiklat POLRI menggandeng Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan dalam penelitian berbasis Big Data. Kegiatan yang mengusung tema besar Police Disasters dengan judul penelitian “Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi Berbasis Big Data untuk Mendukung Penanganan Bencana Alam oleh POLRI” ini berlangsung di kantor POLDA Sumatera Selatan pada Rabu (7/5/2026). Penelitian ini bertujuan menciptakan sistem integrasi informasi yang lebih akurat, sehingga POLRI dapat merespon situasi darurat dengan lebih cepat. Dalam sesi wawancara, Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan diwakili oleh Rezfiko Agdialta, M.Si., selaku Pejabat Fungsional PMG Muda dari BMKG Sumatera Selatan.
Keterlibatan BMKG menjadi pilar paling krusial dalam riset ini. Hal ini dikarenakan data cuaca, iklim, dan kegempaan yang dikelola BMKG merupakan “bahan baku” utama dalam ekosistem Big Data yang sedang dirancang POLRI. Dengan sinkronisasi data ini, POLRI diharapkan mampu memetakan risiko bencana secara real-time, sehingga tindakan penyelamatan di lapangan menjadi lebih efektif dan tepat sasaran bagi masyarakat yang membutuhkan.
Melalui sinergi ini, mitigasi bencana di Sumatera Selatan tidak lagi hanya mengandalkan respon fisik di lapangan, namun diperkuat dengan akurasi data ilmiah demi perlindungan publik yang lebih maksimal.



