Redam Inflasi, BMKG Sumsel Beberkan Proyeksi Iklim 2026 di Forum Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan

Palembang, Stasiun Klimatologi Provinsi Sumatera Selatan hadir sebagai narasumber dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) mengenai Pendalaman Kondisi Ekonomi Terkini dan Prospek 2026 di Provinsi Sumatera Selatan. Acara strategis ini digelar pada Rabu 20 Mei 2026 dan bertempat di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Sumatera Selatan.
Dalam pertemuan tersebut, Dr. Wandayantolis, S.Si, M.Si selaku Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan memaparkan analisis mendalam mengenai keterkaitan erat antara fenomena cuaca dan perubahan iklim dengan stabilitas ekonomi daerah. Ada beberapa poin utama yang disampaikan dalam rapat tersebut, antara lain: data historis curah hujan, kejadian cuaca ekstrem di wilayah Sumatera Selatan, Peta Kerawanan Bencana, Kerentanan Sentra Pangan, Dinamika Iklim Global, Kesiapan Sistem Peringatan Dini, Strategi dan inovasi layanan informasi cuaca/iklim serta Proyeksi risiko iklim jangka menengah (1 hingga 3 tahun ke depan) untuk mendukung ketahanan pangan, pengendalian inflasi, serta menjaga stabilitas ekonomi daerah Sumatera Selatan. Salah satu program unggulan yang disorot adalah efektivitas Sekolah Lapang Iklim (SLI) bagi para petani.
Melalui data dan proyeksi iklim yang dipaparkan oleh BMKG ini, Bank Indonesia dan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan diharapkan dapat menyusun langkah mitigasi risiko ekonomi yang lebih akurat, menjaga jalur logistik, serta mengamankan pasokan pangan demi menekan laju inflasi daerah sepanjang tahun 2026.









