Informasi Iklim Dasarian Provinsi Sumatera Selatan Update 30 Juni 2026. Sebagian Besar Wilayah Sumatera Selatan Diprediksi Mengalami Curah Hujan Kategori Rendah pada Dasarian I Juli 2026.
KONDISI TERKINI IKLIM SUMSEL
Curah hujan pada dasarian III Juni 2026 di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan berada pada kategori Rendah (50-150 mm). Sebagian wilayah Sumatera Selatan bagian tengah ke arah barat, sebagian kecil wilayah bagian selatan, serta sebagian wilayah bagian timur mengalami hujan pada kategori Menengah (50-150 mm). Sementara itu, sebagian kecil Musi Banyuasin bagian tenggara, mengalami hujan pada kategori Tinggi (150-300 mm).
Curah hujan dasarian tertinggi terukur pada penakar hujan Babat Supat, Kec. Babat Supat, Kab. Musi Banyausin sebesar 298 mm.
Sifat hujan pada dasarian III Juni 2026 di Wilayah Sumatera Selatan didominasi dengan sifat hujan Bawah Normal. Sebagian wilyah Sumatera Selatan bagian tengah ke selatan dan utara, terjadi sifat hujan Normal. Sifat hujan Atas Normal secara sporadis terjadi di wilayah Sumatera Selatan bagian tengah kearah selatan, sebagian kecil wilayah timur dan barat.
Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) menunjukkan bahwa Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan mengalami HTH dengan kategori Sangat Pendek (1-5 hari). Lahat bagian tengah hingga selatan, OKU Selatan bagian tengah, OKU bagian timur, OKU Timur bagian tengah, Empat Lawang bagian tengah hingga utara dan Muara Enim bagian selatan, mengalami HTH dengan kategori Pendek (6-10 hari). HTH dengan kategori Menengah terjadi di OKU Selatan bagian utara, Lahat bagian selatan, Empat Lawang bagian utara, dan Palembang bagian barat. Sedangkan Sebagian kecil Musi Banyuasin bagian timur, sebagian kecil OKI bagian utara, sebagian kecil OKU Selatan bagian selatan dan Bayuasin bagian selatan, masih terjadi hujan sampai dengan pemutakhiran data.
HTH terpanjang 15 hari terjadi di Pos Hujan Tanjung Sakti Pumu, Kec. Tanjung Sakti Pumu, Kab. Lahat dan Pos Hujan Simpang, Kec. Simpang, Kab. OKU Selatan.
KONDISI DINAMIKA ATMOSFER
Hasil monitoring pada dasarian I Juni 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indek bulanan) sebesar -0.49 (-0.54) dan diprediksi memasuki fase positif mulai Bulan Agustus hingga Desember 2026. Sementara, indeks ENSO dasarian (ENSO bulanan) sebesar +1.4 (+1.0) menunjukkan Kondisis El Nino. Kondisi El Nino diprediksi berada pada intensitas moderat dengan peluang 100% dan intensitas kuat dengan peluang 86%.
Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di wilayah sekitar Sumatera dan Kalimantan.
Analisis pada Dasarian I Juni 2026 menunjukkan MJO aktif di fase 6 dan 7 (Western Pasific). MJO diprediksi masih aktif hingga akhir Dasarian I Juni 2026 dan bergerak menuju fase 8 dan 1 (West. Hem and Africa).
Secara spasial, beberapa gelombang atmosfer diprediksi aktif di wilayah Indonesia selama Dasarian II Juni 2026. Sementara itu, tutupan awan di sebagian besar wilayah Indonesia selama Dasarian II Juni 2026 diprediksi lebih sedikit dibandingkan dengan klimatologisnya
PELUANG CURAH HUJAN DASARIAN I JULI 2026
Sebagian wilayah Sumatera Selatan diprediksi berpeluang lebih dari 70% terjadi CH Rendah (0-50 mm). Sementara itu, sebagian wilayah Musi Rawas Utara bagian barat, Musi Rawas dan Lubuk Linggau diprediksi berpeluang lebih dari 60% mengalami CH Menengah (51-100 mm). Sebagian wilayah Musi Banyuasin, Empat Lawang, Muara Enim, OKU, OKU Selatan, seluruh Lahat, Pagar Alam, sebagian kecil PALI dan OKU Timur diprediksi berpeluang hingga 30% mengalami CH Menengah.
Himbauan:
Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan pada Dasarian I Juli 2026 diprediksi mengalami curah hujan kategori Rendah dengan sifat hujan Bawah Normal, sementara sebagian wilayah bagian barat diprediksi mengalami sifat hujan Normal hingga Atas Normal (Musi Banyuasin, Musi Rawas Utara, Musi Rawas, Lubuk Linggau, Empat Lawang, Lahat, Pagar Alam, Muara Enim, OKU dan OKU Selatan), terdapat potensi penurunan curah hujan di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan, pada periode tersebut yang berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot).
Meskipun demikian, potensi terjadinya cuaca ekstrem di sebagian kecil wilayah tetap perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim terkini dari BMKG, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang, maupun potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutlah).
Iklim Menyejahterakan
Info lengkap:
🌐 https://staklim-sumsel.bmkg.go.id/
📧 staklim.sumsel@bmkg.go.id
Instagram: bmkg.staklimsumsel
Twitter: staklimsumsel
Facebook: staklim.sumsel
WA 0811-78-96223
Palembang, 30 Juni 2026
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan
ttd
Dr. Wandayantolis, S.Si., M.Si.
BMKG – Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan berkomitmen mempertahankan predikat sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi. Segala bentuk layanan dan informasi dilakukan secara transparan dan profesional sesuai regulasi yang berlaku.
