Informasi Iklim Dasarian Provinsi Sumatera Selatan Update 10 Juli 2026. Seluruh wilayah Sumatera Selatan Diprediksi Mengalami Curah Hujan Kategori Rendah pada Dasarian II Juli 2026. Sifat Hujan, seluruh wilayah Sumatera Selatan pada kategori Bawah Normal yang berpotensi meningkatkan titik panas (hotspot). Meskipun demikian, potensi terjadinya cuaca ekstrem di sebagian kecil wilayah tetap perlu diwaspadai

KONDISI TERKINI IKLIM SUMSEL
Curah hujan pada dasarian I Juli 2026 di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan berada pada kategori Rendah (50-150 mm). Sementara itu, sebagian Lahat, sebagian kecil Ogan Komering Ilir bagian Selatan, Banyuasin bagian Selatan, Musi Banyuasin Tengah dan Barat, Musi Rawas Bagian Utara dan Barat, Lubuk Linggau bagian Utara, Empat Lawang bagian Utara mengalami hujan pada kategori Menengah (50-150 mm).

Curah hujan dasarian tertinggi terukur pada penakar hujan Sanga Desa, Kec. Sanga Desa, Kab. Musi Banyausin sebesar 121.5 mm.

Sifat hujan pada dasarian I Juli 2026 di Wilayah Sumatera Selatan didominasi dengan sifat hujan Bawah Normal. Sebagian, Musi Rawas Utara, OKU, sebagian kecil Palembang bagian Timur, Banyuasin bagian Tengah, Musi Banyuasin Bagian Tengah, Barat dan Selatan, Lubuk Linggau bagian Utara, Empat Lawang bagian Timur, Lahat bagian Barat dan Selatan, Muara Enim bagian Selatan, Pagar Alam bagian Selatan terjadi sifat hujan Normal. Sifat hujan Atas Normal secara terjadi di sebagian besar Pagar Alam, Sebagian kecil Banyuasin bagian Timur, Musi Rawas Utara bagian Selatan, Musi Rawas bagian Selatan, OKU bagian Selatan, Muara Enim bagian Tengah, Empat Lawang bagian Timur, Lahat bagian Barat dan Selatan.

Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) menunjukkan bahwa Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan mengalami HTH dengan kategori Sangat Pendek (1-5 hari).Sebagian kecil Palembang, Banyuasin bagian Selatan, Musi Banyuasin bagian Timur, OKI bagian Tengah, Ogan Ilir bagian Tengah, Muara Enim bagian Utara, Timur, dan Barat, Musi Rawas bagian Utara dan Selatan, Lahat bagian Barat, OKU Selatan bagian Utara, OKU Timur bagian Tengah, dan OKU bagian Tengah mengalami HTH dengan kategori Pendek (6-10 hari). HTH dengan kategori Menengah terjadi di Sebagian besar Banyuasin, OKU Timur, Muara Enim, Sebagian Empat Lawang, Sebagian kecil Palembang, OKI bagian Tengah dan Barat, Prabumulih bagian Timur, OKU Selatan bagian Tengah, OKU bagian Tengah, Empat Lawang bagian Tengah, Musi Rawas bagian Tengah, Musi Banyuasin bagian Timur. Sedangkan Sebagian kecil Musi Banyuasin bagian Selatan dan Tengah masih terjadi hujan sampai dengan pemutakhiran data.

HTH terpanjang 18 hari terjadi di Pos Hujan Pendopo, Kec. Pendopo, Kab. Empat Lawang.

KONDISI DINAMIKA ATMOSFER
Hasil monitoring pada dasarian III Juni 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indek bulanan) sebesar -0.367 (-0.387) dan diprediksi memasuki fase positif mulai Bulan Agustus hingga Desember 2026. Sementara, indeks ENSO dasarian (ENSO bulanan) sebesar 1.69 (+1.56) menunjukkan Kondisis El Nino. Kondisi El Nino diprediksi akan berada pada intensitas kuat.
Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di wilayah sekitar ekuator. Belokan angin diprediksi masih terjadi di sekitar wilayah ekuator pada dasarian berikutnya.
Analisis pada Dasarian III Juni 2026 menunjukkan MJO aktif pada akhir dasarian di fase 6 (Western Pasific). MJO diprediksi masih aktif hingga pertengahan Dasarian I Juli 2026 dan bergerak menuju fase 7 (Western Pasific).​ Sementara itu, tutupan awan di sebagian besar wilayah Indonesia selama Dasarian III Juni 2026 diprediksi lebih sedikit dibandingkan dengan klimatologisnya.

PELUANG CURAH HUJAN DASARIAN II JULI 2026
Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprediksi berpeluang lebih dari 80% terjadi CH Rendah (0-50 mm) kecuali di sebagian kecil Musi Rawas Utara bagian timur, sebagian kecil Musi Rawas bagian utara, sebagian kecil Musi Banyuasin bagian barat, dan sebagian kecil OKU Selatan berpeluang hingga 20% terjadi CH Menengah (51-150 mm).

Himbauan:
Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan pada Dasarian II Juli 2026 diprediksi mengalami curah hujan kategori Rendah dengan sifat hujan Bawah Normal, sehingga berpotensi meningkatkan jumlah titik panas (hotspot).
Potensi terjadinya cuaca ekstrem di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim terkini dari BMKG, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang, maupun potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutlah).

Iklim Menyejahterakan

Info lengkap:

🌐 https://staklim-sumsel.bmkg.go.id/
📧 staklim.sumsel@bmkg.go.id
Instagram: bmkg.staklimsumsel
Twitter: staklimsumsel
Facebook: staklim.sumsel
WA 0811-78-96223

Palembang, 10 Juli 2026

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan
ttd
Dr. Wandayantolis, S.Si., M.Si.


BMKG – Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan berkomitmen mempertahankan predikat sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi. Segala bentuk layanan dan informasi dilakukan secara transparan dan profesional sesuai regulasi yang berlaku.