BMKG Sumatera Selatan Sampaikan Paparan Kondisi Iklim dalam Rapat Rutin Satgas Siaga Darurat Karhutla Provinsi Sumatera Selatan

Palembang, 18 Juni 2026 — BMKG Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan yang diwakili oleh Winesty Dewi Nurputri, Pejabat Fungsional Ahli Madya, menghadiri Rapat Rutin Mingguan Posko Utama Satgas Siaga Darurat Bencana Asap Akibat Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumatera Selatan. Kegiatan ini menjadi forum koordinasi lintas instansi untuk mengevaluasi pelaksanaan penanggulangan Karhutla sekaligus memperkuat langkah antisipasi menghadapi musim kemarau tahun 2026.

Rapat diawali dengan evaluasi terhadap berbagai kendala dan hambatan yang dihadapi di lapangan dalam upaya pencegahan serta penanganan kebakaran hutan dan lahan. Melalui koordinasi yang berkelanjutan, seluruh unsur Satgas berkomitmen meningkatkan efektivitas langkah mitigasi guna meminimalkan risiko Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Dalam paparannya, Winesty Dewi Nurputri menyampaikan perkembangan kondisi cuaca dan iklim terkini berdasarkan hasil monitoring BMKG. Disampaikan bahwa peluang terjadinya fenomena El Niño dengan intensitas kuat terus meningkat hingga mencapai sekitar 86%, sehingga berpotensi memperkuat kondisi kering di wilayah Sumatera Selatan.

Lebih lanjut dijelaskan bahwa hasil pemantauan menunjukkan Zona Musim (ZOM) 127, yang meliputi sebagian wilayah Kota Palembang dan Kabupaten Banyuasin, telah terkonfirmasi memasuki musim kemarau. Sementara itu, ZOM 126, ZOM 130, ZOM 131, dan ZOM 134 juga telah menunjukkan indikasi memasuki musim kemarau. Puncak musim kemarau diprakirakan terjadi pada Agustus hingga September 2026 dengan durasi yang diprediksi lebih panjang dibandingkan kondisi normal.

BMKG juga mengingatkan bahwa penurunan curah hujan yang mulai terjadi berpotensi meningkatkan dan memperluas risiko kebakaran hutan dan lahan pada akhir Juni 2026. Oleh karena itu, seluruh pemangku kepentingan diharapkan terus meningkatkan kewaspadaan, memperkuat patroli terpadu, mengoptimalkan deteksi dini titik panas, serta mempercepat langkah-langkah pencegahan agar potensi Karhutla dapat dikendalikan sejak dini.

Melalui penyampaian informasi cuaca dan iklim yang akurat serta koordinasi yang erat antarinstansi, BMKG Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan terus mendukung upaya pemerintah daerah dan seluruh unsur Satgas dalam mewujudkan penanggulangan Karhutla yang efektif demi melindungi masyarakat dan menjaga kualitas lingkungan di Provinsi Sumatera Selatan