BMKG Staklim Sumsel Hadiri Rakor Penanggulangan Karhutla 2026

Palembang – Upaya penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Provinsi Sumatera Selatan terus diperkuat melalui koordinasi lintas sektor. Hal tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 yang dilaksanakan pada Senin, 31 Agustus 2026, bertempat di Griya Agung Palembang, Jalan Demang Lebar Daun. Rapat dipimpin oleh Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) RI, Letjen TNI Dr. Suharyanto, S.Sos., M.M.

Rangkaian kegiatan diawali dengan pembukaan oleh Gubernur Sumatera Selatan sekaligus penyampaian laporan mengenai perkembangan penanganan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.kegiatan dilanjutkan dengan paparan Kepala BNPB RI dan arahan dari Menteri Kehutanan terkait upaya penanggulangan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan, dilanjutkan dengan diskusi dan tanya jawab yang menjadi ruang bagi para peserta untuk menyampaikan informasi, masukan, serta berbagai hal terkait penanganan Karhutla. Rangkaian acara selanjutnya diisi dengan penyerahan bantuan secara simbolis kepada pihak terkait .

Dalam kegiatan tersebut, Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan, Dr Wandayantolis, hadir secara langsung dan turut memberikan paparan mengenai update perkembangan musim di Provinsi Sumatera Selatan. Informasi perkembangan musim yang disampaikan menjadi bagian dari dukungan BMKG dalam menyediakan informasi meteorologi dan klimatologi yang dapat dimanfaatkan sebagai bahan pertimbangan dalam mendukung kesiapsiagaan dan penanganan Karhutla di wilayah Sumatera Selatan.

Rapat koordinasi ini melibatkan berbagai unsur pemerintah dan pemangku kepentingan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. Dari unsur provinsi, peserta yang diundang antara lain Kepala Biro Operasi Polda Sumsel, Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumsel, Kepala Dinas Kehutanan, Kepala Dinas Perkebunan, Kepala Dinas Pertanian, Tanaman Pangan dan Hortikultura, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Pertanahan, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Sumsel, Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera, Kepala BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Palembang, Direktur Reskrimsus Polda Sumsel, Ketua GAPKI, serta Ketua APHI.

Dari unsur kabupaten/kota, turut diundang Bupati Ogan Ilir, Bupati Musi Banyuasin, Bupati Banyuasin, Bupati Penukal Abab Lematang Ilir, Wali Kota Palembang, unsur Kodim dan Polri dari wilayah terkait, serta Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ogan Ilir, Banyuasin, Musi Banyuasin, PALI, dan Kota Palembang. Keterlibatan berbagai unsur tersebut yang merupakan bagian penting dalam membangun koordinasi penanganan Karhutla secara terpadu di wilayah Sumatera Selatan.

Melalui rapat koordinasi dan kolaborasi ini, diharapkan upaya pencegahan serta penanganan Karhutla di Sumatera Selatan diharapkan dapat dilakukan secara lebih terpadu dan efektif.”. BMKG melalui Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan terus mendukung pemerintah daerah dan pemangku kepentingan dengan menyediakan informasi meteorologi dan klimatologi sebagai bagian dari dukungan terhadap kesiapsiagaan dan pengambilan keputusan dalam menghadapi potensi bencana.