Informasi Iklim Dasarian Provinsi Sumatera Selatan Update 31 Agustus 2026Wilayah Sumatera Selatan Diprediksi Mengalami Curah Hujan Kategori Rendah dengan Sifat Hujan Bawah Normal pada Dasarian I September 2026, Waspada Peningkatan Hotspot Pada Daerah Rawan Karhutla
KONDISI TERKINI IKLIM SUMSEL
Curah hujan pada dasarian III Agustus 2026 di seluruh wilayah Sumatera Selatan berada pada kategori Rendah (0-50 mm).
Curah hujan dasarian tertinggi terukur pada Pos Pengukur Hujan Otomatis AAWS Pagar Alam, Kec. Pagar Alam Utara, Kota Pagar Alam, sebesar 43.8 mm.
Pada dasarian III Agustus 2026 di wilayah Sumatera Selatan didominasi dengan sifat hujan Bawah Normal. Sifat hujan Normal terjadi di sebagian kecil Pagar Alam bagian utara.
Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Sumatera Selatan mengalami HTH dengan kategori Sangat Panjang (31-60 hari). Sebagian kecil wilayah Lahat, OKU, OKU Selatan dan Muara Enim, mengalami HTH dengan kategori Sangat Pendek (1-5 hari). Sebagian kecil wilayah Empat Lawang, Musi Rawas, dan OKU Selatan, mengalami HTH dengan kategori Pendek (6-10 hari). Sedangkan sebagian besar wilayah Lahat, sebagian kecil Lubuk Linggau, Musi Rawas, Musi Banyuasin, Empat Lawang bagian utara, sebagian kecil OKU, OKU Selatan, OKU Timur bagian timur, OKI bagian barat dan sebagian kecil Muara Enim bagian utara dan selatan terjadi HTH dengan kategori Menengah (11-20 hari). Sebagian kecil wilayah Lubuk Linggau, Musi Rawas, Empat Lawang, Lahat dan Muara Enim bagian barat untuk kategori HTH Panjang (21-30 hari). Kekeringan Ektrem (>60 hari), terjadi di sebagian wilayah OKU Timur, sebagian kecil OKI bagian selatan, Ogan Ilir bagian tengah hingga selatan, sebagian kecil Banyuasin bagian selatan, dan sebagian kecil Musi Banyuasin bagian tenggara.
Adapun sebagian kecil Lahat, Empat Lawang, Musi Rawas, Musi Rawas Utara, dan Pagar Alam, terjadi hujan sampai dengan pemutahiran data:
HTH terpanjang 71 hari terjadi di Pos Hujan Muara Kuang, Kec. Muara Kuang, Kab. Ogan Ilir.
KONDISI DINAMIKA ATMOSFER
Hasil monitoring pada dasarian II Agustus 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (IOD bulanan) sebesar +0.394 (+0.229). Sementara itu, nilai SSTA di region Nino3.4 secara dasarian (ENSO bulanan) adalah sebesar +2.99 (+2.19), yang menunjukkan El Nino event intensitas sangat kuat.
Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran. Belokan angin terlihat di wilayah sekitar ekuator. Analisis pada dasarian I Agustus 2026 menunjukkan MJO aktif di fase 6 (Pasifik Barat). MJO diprediksi inaktif pada dasarian III Agustus 2026 di fase 6 dan 7. Secara spasial wilayah Indonesia diprediksi dominan kering namun aktifitas gelombang Equatorial Rossby (ER) masih berpotensi memicu pembentukan awan di beberapa wilayah.
Pada Dasarian II Agustus 2026, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan terjadi di wilayah Sumatera bagian utara.
Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan secara umum lebih lebih sedikit.
PELUANG CURAH HUJAN DASARIAN I SEPTEMBER 2026
Seluruh wilayah Sumatera Selatan diprediksi berpeluang lebih dari 80% terjadi Curah Hujan Rendah (0-50 mm). Wilayah Sumatera Selatan bagian tengah hingga timur diprediksi mengalami Curah Hujan Rendah di bawah 20 mm dengan peluang di atas 70%.
Imbauan:
Seluruh wilayah Sumatera Selatan pada Dasarian I September 2026 diprediksi mengalami curah hujan kategori Rendah dengan dominasi sifat hujan Bawah Normal. Penurunan curah hujan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan sehingga berpotensi meningkatkan jumlah titik panas (hotspot).
Potensi terjadinya cuaca ekstrem akibat dari penurunan curah hujan perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim terkini dari BMKG, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Iklim Menyejahterakan
Info lengkap:
🌐 https://staklim-sumsel.bmkg.go.id/
📧 staklim.sumsel@bmkg.go.id
Instagram: bmkg.staklimsumsel
Twitter: staklimsumsel
Facebook: staklim.sumsel
WA 0811-78-96223
Palembang, 31 Agustus 2026
Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan
ttd
Dr. Wandayantolis, S.Si., M.Si.
BMKG – Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan berkomitmen mempertahankan predikat Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi (WBK) serta terus berupaya menuju predikat Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Komitmen ini diwujudkan melalui penguatan tata kelola yang berintegritas, peningkatan kualitas layanan publik, serta penyediaan informasi yang transparan, akurat, dan profesional sesuai dengan regulasi yang berlaku.
