BMKG Sumatera Selatan Edukasi Masyarakat melalui RRI Pro 1 Palembang: Hari Tropis Internasional dan Tantangan Perubahan Iklim Ekstrem

Palembang, 29 Juni 2026 – Dalam rangka memperingati Hari Tropis Internasional, BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan berpartisipasi sebagai narasumber pada program Palembang Menyapa yang disiarkan oleh RRI Pro 1 Palembang. Kegiatan dilaksanakan secara daring (Zoom) pada Senin, 29 Juni 2026, mengangkat tema “Hari Tropis Internasional: Tantangan Lingkungan Negara Tropis di Tengah Perubahan Iklim Ekstrem.”

BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan diwakili oleh Koordinator Bidang Data dan Informasi, Nandang Pangaribowo, yang menyampaikan berbagai informasi mengenai karakteristik wilayah tropis Indonesia, tantangan yang dihadapi akibat perubahan iklim, serta pentingnya meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap fenomena cuaca dan iklim yang semakin dinamis.

Dalam wawancara tersebut dijelaskan bahwa negara-negara tropis, termasuk Indonesia, memiliki kekayaan sumber daya alam dan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Namun demikian, wilayah tropis juga menghadapi berbagai tantangan akibat perubahan iklim, seperti meningkatnya kejadian cuaca ekstrem, perubahan pola curah hujan, kekeringan, banjir, serta meningkatnya potensi kebakaran hutan dan lahan yang berdampak pada berbagai sektor, mulai dari pertanian, sumber daya air, kesehatan, hingga perekonomian.

BMKG juga mengajak masyarakat untuk lebih memahami informasi cuaca dan iklim yang disampaikan secara resmi sebagai dasar dalam mendukung aktivitas sehari-hari dan pengambilan keputusan di berbagai sektor. Informasi iklim yang akurat dan peringatan dini merupakan bagian penting dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan serta mengurangi risiko bencana hidrometeorologi di tengah tantangan perubahan iklim global.

Melalui program Palembang Menyapa, BMKG Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan terus berkomitmen memperkuat literasi iklim masyarakat melalui kolaborasi dengan media massa. Diharapkan, sinergi ini dapat meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, sehingga tercipta masyarakat yang lebih tangguh dan siap menghadapi berbagai tantangan lingkungan di wilayah tropis.