HIMBAUAN KEWASPADAAN GUNA MENGANTISIPASI BENCANA HIDROMETEOROLOGIS DAMPAK LA NINA DAN PUNCAK MUSIM HUJAN 2021/2022

Dengan hormat kami sampaikan bahwa sebagaimana rilis resmi BMKG mengenai aktifnya fenomena La Nina pada akhir 2021 ini dan berpotensi bertahan hingga awal tahun 2022 di mana secara umum dapat memicu peningkatan curah hujan sekitar 20-40% dari rata-ratanya. La Nina juga memicu peningkatan jumlah hari hujan ekstrem dengan intensitas >50 mm/hari. Pada saat ini juga, musim hujan 2021/2022 di Sumsel telah terjadi dengan puncak musim hujan 2021-2022 diprediksi berkisar pada Januari-Februari 2022.

Berkenaan kondisi tersebut di atas potensi peningkatan curah hujan dan jumlah hari hujan dengan kondisi ekstrem masih akan terus terjadi di Wilayah Sumatera Selatan hingga Maret 2022 yang dapat diikuti oleh peningkatan potensi terjadinya bencana hidrometeorologis seperti banjir dan longsor serta munculnya genangan-genangan pada ruas -ruas jalan dan kawasan tertentu.

Untuk itu kami menghimbau kiranya langkah-langkah antisipatif dapat dilakukan bersama guna meminimalisir potensi bencana tersebut.

Demikian kami sampaikan, atas perhatian dan kerjasamanya yang baik diucapkan terima kasih.