Informasi Iklim Dasarian Prov. Sumatera Selatan Update 10 Maret 2023, Selalu Waspada pada Periode Musim Hujan, Potensi Peningkatan Curah Hujan Tinggi Dasarian I Maret 2023 di Wilayah Sumatera Selatan

KONDISI TERKINI IKLIM SUMSEL
Curah hujan di wilayah Sumatera Selatan pada dasarian I Maret 2023 berada pada kategori Rendah (0-50 mm) terjadi di seluruh wilayah Banyuasin dan Kota Palembang, sebagian besar Musi Banyuasin, OKI, sebagian Musi rawas Utara, sebagian kecil Musi Rawas, sebagian Ogan Ilir, Muara Enim bagian utara, sebagian besar Empat Lawang dan sebagian kecil Lahat bagian barat. Curah hujan Menengah (50-150 mm) terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan bagian barat. Curah hujan Tinggi (150-300 mm) terjadi di sebagian besar PALI, Prabumulih, OKI, OKU Timur bagian selatan, sebagian Musi Rawas, Empat Lawang, sebagian besar Lahat, Pagar Alam, Muara Enim bagian selatan, OKU, dan OKU Selatan.
Curah hujan tertinggi terjadi di Pos Hujan Kikim Barat, Kec. Kikim Barat, Kab. Lahat (326 mm).

Sifat hujan pada dasarian I Maret 2023 di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan bagian barat berada pada kondisi Atas Normal. Sifat hujan Bawah Normal terjadi di seluruh wilayah Banyuasin dan Kota Palembang, sebagian besar Musi Banyuasin, OKI, sebagian Musi rawas Utara, sebagian kecil Musi Rawas, sebagian Ogan Ilir, Muara Enim bagian utara, dan sebagian besar Empat Lawang. Sifat hujan Normal terjadi di sebagian OKI, sebagian OKU Timur, sebagian OKU bagian utara, sebagian OI, sebagian kecil Muara Enim, Musi banyuasin, Musi Rawas, dan Musi Rawas Utara.

Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) berturut-turut menunjukkan sebagian besar wilayah Sumatera Selatan masih mengalami hujan sampai dengan pemutakhiran data. HTH dengan kriteria Sangat Pendek (1-5 hari) terjadi sebagian Banyuasin bagian selatan, sebagian Musi Banyuasin, sebagian Ogan ilir, sebagian kecil Kota Palembang, sebagian kecil OKI, Muara Enim, PALI, OKU Timur, OKU, OKU Selatan, Lahat dan Empat Lawang.
HTH terpanjang di Kec. Kayu Agung (Kab. OKI) dan Kec. Pemulutan Barat (Kab. Ogan Ilir) selama 4 hari.

KONDISI DINAMIKA ATMOSFER
Pada Dasarian I Maret 2023, kondisi ENSO Netral meskipun secara indeks bulanan (-0.53) masih pada fase La Nina Lemah, sedangkan Indeks IOD dasarian I Maret 2023 menunjukkan kondisi IOD Positif, namun secara bulanan (+0.35) menunjukkan kondisi IOD netral. Diprediksi ENSO akan Netral mulai Maret 2023. Kondisi IOD diprediksi tetap Netral hingga bulan Juli 2023. Aliran massa udara di wilayah Indonesia didominasi oleh angin baratan. Pertemuan angin dan belokan angin terjadi di sekitar Samudera Hindia sebelah barat Sumatera. MJO diprediksi kembali aktif di fase 6 dan terus meluas hingga fase 7 & 8 sampai pertengahan Maret 2023. Prediksi anomali OLR secara spasial pada dasarian I Maret 2023 menunjukkan pertumbuhan awan masih berpotensi terjadi di wilayah Indonesia bagian barat dan timur kemudian potensi pertumbuhan awan semakin berkurang memasuki dasarian II Maret 2023.

PELUANG CURAH HUJAN DASARIAN II MARET 2023
CH Menengah (51-150 mm) dengan peluang lebih dari 60% diprakirakan terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan kecuali Sebagian kecil Empat Lawang yang berpeluang lebih dari 40% mendapatkan CH Rendah (0-50 mm). Sementara sebagian kecil Lahat berpeluang lebih dari 40% terjadi CH tinggi >150 mm

HIMBAUAN
Sumatera Selatan masih dalam periode musim hujan, masyarakat diharapkan tetap waspada akan dampak yang dapat timbul dari curah hujan tinggi yang mungkin terjadi serta selalu membersihkan dan menjaga lingkungan sekitar.

——————————————————

Iklim Menyejahterakan

Info lengkap:

🌐 http://iklim.sumsel.bmkg.go.id/
☎️ 0711-810831
📧 staklim.sumsel@bmkg.go.id
Instagram: bmkg.staklimsumsel
Twitter: staklimsumsel
Facebook: staklim.sumsel
WA 0811-78-96223

Palembang, 10 Maret 2023

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan
ttd
Wandayantolis


BMKG – Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan berkomitmen membangun Zona Integritas menuju Wilayah Bebas Korupsi. Segala bentuk layanan dan informasi dilakukan secara transparan dan profesional sesuai regulasi yang berlaku.