Informasi Iklim Dasarian Provinsi Sumatera Selatan Update 10 Mei 2026Sebagian besar Wilayah Sumatera Selatan Masih Diprediksi Mengalami Curah Hujan Kategori Menengah pada Dasarian II Mei 2026. Sifat Hujan Bervariasi pada Bawah Normal hingga Atas Normal, Selalu Waspada Potensi Kejadian Ekstrem dan Bencana Hidrometeorologi

KONDISI TERKINI IKLIM SUMSEL
Curah hujan pada dasarian I Mei 2026 di sebagian besar wilayah Sumatera Selatan berada pada kategori Menengah (50-150 mm). Sebagian besar Ogan Ilir, sebagian kecil OKI, Banyuasin, Palembang, Muara Enim, OKU Selatan, Empat Lawang, Lahat berada pada kategori Rendah (0-50 mm). Sementara sebagian kecil Muratara, Lahat, Muara Enim bagian utara berada pada kategori Tinggi (150-300 mm).

Curah hujan dasarian tertinggi terukur pada ARG Karang Jaya, Kec. Karang Jaya, Kab. Muratara sebesar 237.4 mm.

Sifat hujan pada dasarian I Mei 2026 di wilayah Sumatera Selatan didominasi dengan sifat hujan Atas Normal. Sementara itu, sebagian besar Ogan Ilir, sebagian kecil OKI, Banyuasin, Palembang, Muara Enim, OKU Timur, OKU Selatan, OKU, Muara Enim, Lahat, Empat Lawang, Pagar Alam, Musi Rawas, Muratara, Musi Banyuasin. mengalami sifat hujan Bawah Normal.

Monitoring Hari Tanpa Hujan (HTH) berturut-turut menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Sumatera Selatan secara umum mengalami HTH dengan kategori Sangat Pendek (1-5 hari). Sebagian besar Musi Rawas, Lahat, sebagian Muratara, OKU, sebagian kecil Empat Lawang, Musi Banyuasin, OKU Selatan, OKU Timur, OKI masih mengalami hujan s/d updating.

HTH terpanjang 20 hari terjadi di ARG Cinta Manis, Kec. Lubuk Keliat, Kab. Ogan Ilir.

KONDISI DINAMIKA ATMOSFER
Hasil monitoring pada dasarian III April 2026 menunjukkan indeks IOD dasarian (indek bulanan) sebesar -0.117 (+0.05) dan diprediksi memasuki fase positif mulai Bulan Mei hingga akhir tahun 2026. Sementara, indeks ENSO dasarian (ENSO bulanan) sebesar +0.93 (+0.52) menunjukkan indikasi Kondisis El Nino. Kondisi ENSO diprediksi masuk fase El Nino mulai Mei-Juni-Juli 2026.
Aliran massa udara di sebagian besar Indonesia didominasi angin timuran. Secara umum tidak ada belokan angin dan pola pusat tekanan rendah yang terlihat di Indonesia. Angin timuran diprediksi semakin dominan di wilayah Indonesia, mulai Mei 2026. khususnya Indonesia bagian selatan. Belokan angin diprediksi terjadi di sekitar wilayah ekuator.
Analisis pada dasarian III April 2026 menunjukkan MJO aktif di fase 2 (Indian Ocean) lalu diprediksi berangsur menjadi tidak aktif. Secara spasial, beberapa gelombang atmosfer diprediksi aktif di wilayah Indonesia terutama bagian Jawa, Sumatera, dan Kalimantan hingga akhir dasarian I Mei. Pada Dasarian III April 2026, daerah tutupan awan (OLR < 220 W/m2) dominan terjadi di pesisir barat Sumatera bagian Utara, Kalimantan bagian barat, dan sebagian Pulau Papua. Dibandingkan klimatologisnya, tutupan awan secara umum lebih sedikit.

PELUANG CURAH HUJAN DASARIAN II MEI 2026
Sebagian besar wilayah Sumatera Selatan diprediksi berpeluang lebih dari 60% terjadi CH Menengah (51-150 mm). Sementara itu, sebagian kecil Musi Rawas bagian tengah, sebagian kecil Musi Banyuasin bagian selatan, PALI bagian barat, dan Prabumulih bagian utara, diprediksi berpeluang lebih dari 60% mengalami CH rendah (0-50 mm).

Himbauan:
Meskipun sebagian besar wilayah Sumatera Selatan pada Dasarian II Mei 2026 diprediksi mengalami curah hujan kategori Menengah dengan sifat hujan berkisar dari Bawah Normal hingga Atas Normal, terdapat kecenderungan penurunan curah hujan pada periode tersebut yang berpotensi meningkatknya titik panas (hotspot).
Oleh karena itu, potensi kejadian cuaca ekstrem di beberapa wilayah tetap perlu diwaspadai. Masyarakat diimbau untuk terus memantau informasi cuaca dan iklim terkini dari BMKG, serta meningkatkan kewaspadaan, khususnya di daerah rawan bencana hidrometeorologi seperti banjir, longsor, angin kencang, maupun potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Iklim Menyejahterakan

Info lengkap:

🌐 https://staklim-sumsel.bmkg.go.id/
📧 staklim.sumsel@bmkg.go.id
Instagram: bmkg.staklimsumsel
Twitter: staklimsumsel
Facebook: staklim.sumsel
WA 0811-78-96223

Palembang, 10 Mei 2026

Kepala Stasiun Klimatologi Kelas I Sumatera Selatan
ttd
Dr. Wandayantolis, S.Si., M.Si.


BMKG – Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan berkomitmen mempertahankan predikat sebagai Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi. Segala bentuk layanan dan informasi dilakukan secara transparan dan profesional sesuai regulasi yang berlaku.