Perkuat Akurasi Data Curah Hujan, Staklim Sumsel Bersama BRMP Optimalkan Peran Penyuluh Pertanian

PALEMBANG – Stasiun Klimatologi (Staklim) Sumatera Selatan terus berkomitmen meningkatkan kualitas dan keakuratan data curah hujan di wilayah Bumi Sriwijaya. Sebagai langkah strategis, Kepala Staklim Sumsel beserta jajaran melakukan kunjungan koordinasi ke Balai Besar Penerapan Modernisasi Pertanian (BRMP) Sumatera Selatan pada Selasa (26/5/2026). Pertemuan ini fokus membahas optimalisasi peran penyuluh pertanian sebagai pengamat pos hujan kerjasama. Sinergi ini membidik pemanfaatan tenaga penyuluh lapangan yang berada di bawah naungan atau berasosiasi dengan BRMP untuk ikut serta memperkuat jaringan pengamatan pos hujan Kerjasama Staklim Sumsel.

Kepala Staklim Sumsel, Wandayantolis, mengungkapkan bahwa ketersediaan data curah hujan yang presisi dan real-time sangat krusial, khususnya untuk sektor pertanian yang rentan terhadap perubahan iklim. “Selama ini, pos hujan kerja sama menjadi ujung tombak Staklim Sumsel dalam memprediksi curah hujan di wilayah Sumatera Selatan, dengan keterlibatan penyuluh, validitas data di lapangan akan semakin kuat,” ujar Wandayantolis.

Bak gayung bersambut Kepala BRMP Sumatera Selatan, Noor Roufiq Ahmadi menyambut baik inisiasi kolaborasi tersebut. Menurut Noor Roufiq Ahmadi kerja sama ini merupakan bentuk simbiosis mutualisme yang saling menguntungkan kedua belah pihak. Melalui koordinasi intensif ini, diharapkan disparitas atau kesenjangan data curah hujan di tingkat kecamatan dapat diminimalisir. Hasil akhir dari sinergi ini adalah terwujudnya ketahanan pangan di Sumatera Selatan yang terus terjaga dan meningkat dengan dukungan data curah hujan yang tepat, cepat, dan tepercaya.