Pantau Titik Panas, Staklim Sumsel Hadiri Video Conference Karhutla Bersama Wakapolri di Polda Sumsel

PALEMBANG, 30 Juli 2026. Wakapolri Bersama Menteri Kehutanan, Menteri Lingkungan Hidup, Kepala BMKG, Kepala BNPB dan Kabasarnas serta didampingi PJU Mabes Polri memberikan arahan secara Daring kepada seluruh jajarannya dengan menggunakan Aplikasi Zoom Meeting. Kegiatan yang dimulai pukul 13.30 WIB ini dipimpin langsung oleh Wakapolri dari Ruang Pusdalsis Stamaops Polri.
Kehadiran Staklim Sumsel yang di wakili koordinator bidang data dan Informasi, Nandang pangaribowo di Mapolda Sumsel menegaskan pentingnya pasokan data berbasis early warning system (sistem peringatan dini) dalam mendeteksi persebaran titik panas secara real-time di wilayah Sumatera Selatan. Data prakiraan iklim dari Staklim Sumsel menjadi pijakan utama bagi satgas darat maupun udara dalam melakukan tindakan respons cepat sebelum api meluas.
Selain perwakilan Staklim Sumsel, Vicon tersebut juga dihadiri oleh jajaran pemangku kepentingan daerah lainnya, yakni Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Sumsel, Kepala, Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Sumsel, Kepala BPBD Provinsi Sumsel dan Kepala Kantor SAR Provinsi Sumsel. Pengarahan lintas sektoral ini menekankan sinergi ketat antar-instansi. Data pemantauan hotspot dan prakiraan iklim dari Staklim Sumsel akan langsung ditindaklanjuti oleh BPBD, Basarnas, serta personel Kepolisian dan TNI di lapangan untuk merencanakan patroli terpadu, penentuan titik pemadaman. Melalui integrasi data cuaca terpadu dan kolaborasi solid di tingkat provinsi ini, Polda Sumsel bersama instansi terkait optimistis ancaman Karhutla di wilayah Sumatera Selatan dapat dicegah dan ditangani dengan cepat, akurat, serta terukur.









