Analisis Kadar Air Tanah Volumetrik Bulan Januari Tahun 2020

1. Analisis Kadar Air Tanah Volumetrik Dasarian I Januari 2020

kat_a

Pengukuran sampel kelembapan tanah pada dasarian I Bulan Januari 2020 dilakukan tanggal 10 Januari 2020 pada 9 titik di taman alat Stasiun Klimatologi Palembang. Kadar air tanah volumetrik maksimum tercatat 49.8% VWC, kadar air tanah volumetrik minimum adalah 27.7% VWC, sedangkan rata-rata kadar air tanah volumetrik sebesar 37.2% VWC. Jenis tanah yang ada di Stasiun Klimatologi Palembang adalah tanah lempung liat. Menurut ICT International, tanah berada pada kapasitas lapang apabila hasil pengukuran tensiometer bernilai antara -33 sampai -1. Nilai kadar air tanah volumetrik rata-rata 37.2% dan nilai tensiometer pada dasarian I Januari 2020 sebesar -4.0 kPa atau -4.0 centibars menunjukkan ketersediaan air tanah berada pada kapasitas lapang.

2. Analisis Kadar Air Tanah Volumetrik Dasarian II Januari 2020

kat_b

Pengukuran sampel kelembapan tanah pada dasarian II Bulan Januari 2020 dilakukan tanggal 20 Januari 2020 pada 9 titik di taman alat Stasiun Klimatologi Palembang. Kadar air tanah volumetrik maksimum tercatat 43.4% VWC, kadar air tanah volumetrik minimum adalah 19.8% VWC, sedangkan rata-rata kadar air tanah volumetrik sebesar 31.6% VWC. Jenis tanah yang ada di Stasiun Klimatologi Palembang adalah tanah lempung liat. Menurut ICT International, tanah berada pada kapasitas lapang apabila hasil pengukuran tensiometer bernilai antara -33 sampai -1. Nilai kadar air tanah volumetrik rata-rata 31.6% dan nilai tensiometer pada dasarian II Januari 2020 sebesar -7.3 kPa atau -7.3 centibars menunjukkan ketersediaan air tanah masih berada pada kapasitas lapangnya.

3. Analisis Kadar Air Tanah Volumetrik Dasarian III Januari 2020

kat_c

Pengukuran sampel kelembapan tanah pada dasarian III Januari 2020 dilakukan tanggal 31 Januari 2020 pada 9 titik di taman alat Stasiun Klimatologi Palembang. Kadar air tanah volumetrik maksimum tercatat 51.3% VWC, kadar air tanah volumetrik minimum 27.7% VWC, dan rata-rata kadar air tanah volumetrik 38.9% VWC. Jenis tanah yang ada di Palembang adalah tanah lempung liat. Menurut ICT International, tanah berada pada kapasitas lapangnya apabila hasil pengukuran tensiometer bernilai antara -33 hingga -1. Nilai kadar air tanah volumetrik rata-rata 38.9% dan nilai tensiometer -5.7 kPa atau -5.7 centibars menunjukkan kadar air tanah berada pada kapasitas lapangnya.

(.dka)

Tinggalkan Balasan