Optimalkan Pengelolaan Air, Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan Paparkan Dampak El Nino 2026 pada Sidang Pleno TKPSDA WS MSBL

Palembang, Dalam rangka memperkuat sinergi pengelolaan sumber daya air secara terpadu, Tim Koordinasi Pengelolaan Sumber Daya Air Wilayah Sungai Musi-Sugihan-Banyuasin-Lemau (TKPSDA WS MSBL) menggelar Rapat Komisi dan Sidang Pleno Ke-1. Acara berskala regional ini berlangsung selama dua hari, Selasa dan Rabu (19–20 Mei 2026), bertempat di The Zuri Hotel Palembang.

Sebagai bentuk kontribusi nyata terhadap kesiapsiagaan wilayah, Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan turut hadir memenuhi undangan sebagai narasumber. Pada kesempatan kali ini, Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan diwakili oleh Nandang Pangaribowo, S.Kom. Dalam paparannya, Nandang Pangaribowo, S.Kom menyampaikan materi mengenai “Sosialisasi dan Dampak Fenomena El Nino Tahun 2026”. Beberapa poin penting yang ditekankan dalam materi tersebut meliputi: Kondisi Dinamika Atmosfer di wilayah Sumatera Selatan dan Prediksi Musim Kemarau tahun 2026 yang berdampak terhadap ketersediaan debit air di Wilayah Sungai MSBL. Sinergi data iklim dari BMKG sangat diperlukan oleh TKPSDA agar seluruh anggota komisi dapat merumuskan kebijakan alokasi air secara tepat dan bijak, terutama dalam menghadapi fenomena El Nino tahun ini. Pelaksanaan rapat komisi yang dilanjutkan dengan sidang pleno ini berjalan dengan aman, tertib, dan interaktif. Dengan suksesnya penyelenggaraan agenda ke-1 ini, diharapkan koordinasi antar-instansi dalam pengelolaan Wilayah Sungai Musi-Sugihan-Banyuasin-Lemau semakin solid demi keberlanjutan sumber daya air di wilayah Sumatera Selatan dan sekitarnya.