Staklim Sumsel Dukung Akselerasi Pertanian Modern di Banyuasin

PALEMBANG — Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan menunjukkan komitmen aktifnya dalam mendukung program ketahanan pangan nasional. Mewakili Kepala Stasiun Klimatologi Sumatera Selatan, PMG Muda Rezfiko Agdialta hadir sebagai narasumber utama dalam Rapat Koordinasi Percepatan Target Luas Tambah Tanam (LTT) Padi dan Perluasan Budidaya Padi Modern di Kabupaten Banyuasin, Kamis (20/08/2026).
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Balai Besar Perakitan dan Modernisasi Pascapanen Pertanian (BRMP) Kementerian Pertanian ini berlangsung di Aula Sriwijaya BRMP Sumatera Selatan, Jalan Kolonel H. Burlian Km. 6, Palembang. Acara dihadiri oleh pemangku kepentingan lintas sektor, termasuk perwakilan Direktorat Perlindungan Tanaman Pangan, BRMP Sumatera Selatan, Dinas TPH Kabupaten Banyuasin, serta BBWS Sumatera VIII.
Dalam pemaparan “Prediksi Musim Hujan dan Dampaknya terhadap Pengelolaan Air Sawah Pasang Surut untuk Tanam Padi di Kabupaten Banyuasin”, Rezfiko Agdialta menekankan pentingnya pemanfaatan informasi iklim secara terukur dalam mendukung sektor pertanian.
Pola dinamika iklim terkini serta proyeksi prediksi awal musim hujan yang sangat memengaruhi pola tanam di lahan pasang surut Banyuasin. Pengelolaan air yang presisi berbasis prediksi iklim dipandang menjadi kunci utama agar target Luas Tambah Tanam (LTT) padi dimasa mendatang dapat dicapai secara optimal tanpa terkendala ancaman kekeringan maupun banjir musiman.
“Informasi prediksi musim hujan sangat dibutuhkan oleh para petani dan penyuluh di lapangan untuk menentukan waktu tanam yang tepat, khususnya pada karakteristik sawah pasang surut seperti di Banyuasin,”.
Pertemuan koordinasi ini dilaksanakan sebagai langkah strategis percepatan pencapaian target LTT Padi serta optimalisasi penerapkan budidaya padi berbasis Pertanian Modern Advance Agriculture System (PM-AAS) guna meningkatkan efisiensi dan hasil produksi padi daerah.




